sejarah internet, IP address, Domain, name server, dan komponen konfigurasi internet

Oktober 4, 2011

1.jelaskan sejarah internet!
Penjelasan Sejarah Internet
Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu “MILNET” untuk keperluan militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.

Kejadian Penting :
Tahun 1971, Ray Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, ikon “@” juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat.
Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.
Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link.
Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.
Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih.
Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau World Wide Web.
Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan di tahun yang sama muncul istilah surfing the internet. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Di tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator.

http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Internet

2. apa yang anda ketahui tentang IP Address, Domain, dan name server!
Domain Name System (DNS)
adalah penamaan hirarkis didistribusikan sistem untuk komputer, jasa, atau sumber daya apapun yang terhubung ke Internet atau jaringan pribadi . Ini asosiasi berbagai informasi dengan nama domain ditugaskan untuk masing-masing entitas yang berpartisipasi. Yang paling penting, menerjemahkan nama domain berarti bagi manusia ke dalam pengidentifikasi numerik yang terkait dengan peralatan jaringan untuk tujuan mencari dan menangani perangkat ini di seluruh dunia.
Sebuah analogi yang sering digunakan untuk menjelaskan Sistem Nama Domain adalah bahwa ia berfungsi sebagai buku telepon untuk Internet dengan menerjemahkan manusia-komputer ramah nama host ke alamat IP . Sebagai contoh, nama domain http://www.example.com menerjemahkan ke alamat 192.0.32.10 ( IPv4 ) dan 2620:0:2 d0: 200:: 10 ( IPv6 ).
Domain Name System memungkinkan untuk menetapkan nama domain untuk kelompok sumber daya internet dan pengguna dalam cara yang berarti, independen dari lokasi fisik masing-masing entitas. Karena ini, World Wide Web (WWW) hyperlink dan informasi kontak dapat tetap internet konsisten dan konstan bahkan jika internet saat ini routing yang mengubah pengaturan atau peserta menggunakan perangkat mobile. Internet nama domain lebih mudah diingat daripada alamat IP seperti 208.77.188.166 (IPv4) atau 2001: DB8: 1f70:: 999: de8: 7648:6 e8 (IPv6). Pengguna mengambil keuntungan dari ini ketika mereka membacakan bermakna Uniform Resource Locators (URL) dan alamat e-mail tanpa harus mengetahui bagaimana komputer benar-benar menempatkan mereka.
Domain Name System mendistribusikan tanggung jawab menetapkan nama domain dan pemetaan nama-nama ke alamat IP dengan menunjuk server nama otoritatif untuk setiap domain. Server nama otoritatif yang ditugaskan untuk bertanggung jawab untuk domain khusus mereka, dan pada gilirannya dapat menetapkan server lain nama otoritatif untuk sub-domain. Mekanisme ini telah membuat DNS terdistribusi dan toleransi kesalahan dan telah membantu menghindari kebutuhan untuk mendaftar pusat tunggal untuk terus-menerus berkonsultasi dan diperbarui.
Secara umum, Sistem Nama Domain juga menyimpan jenis informasi lainnya, seperti daftar mail server yang menerima email untuk domain yang diberikan internet. Dengan menyediakan, di seluruh dunia didistribusikan kata kunci layanan berbasis redirection, Sistem Nama Domain adalah komponen penting dari fungsi dari internet .
Pengidentifikasi lain seperti tag RFID , UPCs , karakter Internasional di alamat email dan nama host, dan berbagai pengenal lainnya semua bisa berpotensi menggunakan DNS. Domain Name System juga menentukan fungsi teknis dari layanan database. Ini mendefinisikan protokol DNS, spesifikasi rinci dari struktur data dan pertukaran komunikasi yang digunakan dalam DNS, sebagai bagian dari Internet Protocol Suite .
en.wikipedia.org/wiki/Domain_Name_System

Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32-bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128-bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP.
http://id.wikipedia.org/wiki/Alamat_IP

Dalam komputasi, server nama (nameserver juga dieja) adalah sebuah program atau komputer server yang yang mengimplementasikan nama-layanan protokol . Ini peta pengenal manusia dikenali ke sistem internal, identifikasi sering numerik, atau komponen menangani.
Jenis yang paling menonjol dari server nama dalam operasi hari ini adalah server nama dari Domain Name System (DNS), salah satu dari dua pokok ruang nama dari internet. Fungsi yang paling penting dari server DNS adalah terjemahan (resolusi) dari manusiawi kenangan nama domain dan nama host ke yang sesuai numerik Internet Protocol (IP) alamat, Internet utama yang kedua ruang nama yang digunakan untuk mengidentifikasi dan menemukan sistem komputer dan sumber daya pada Internet.

http://en.wikipedia.org/wiki/Name_server

3. komponen apa saja yang di butuhkan untuk konfigurasi internet!
komponen yang dibutuhkan untuk konfigurasi internet :
komponen-komponen untuk melakukan konfigurasi internet, antara lain:
• Seperangkat komputer, misal PC atau laptop
• Modem yang sesuai dengan perangkat komputer, contoh dengan kecepatan kpbs tertentu
• Saluran telepon yang memiliki kualitas suara yang baik.
• Software komunikasi dan protokol TCP/IP
• Menjadi anggota dari suatu IS
• Software aplikasi Internet, contohnya Web Browser, Mail, FTP, dan lain sebagainya.

Stres dan Depresi: Akibat Tidak Menjalankan Agama

Juni 10, 2011

oleh : HARUN YAHYA


“Dan  barangsiapa  berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari  kiamat  dalam keadaan buta…” (QS. Thaahaa, 20:124)

“Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman. ” (QS. Al An’aam, 6:125)

Keengganan orang-orang yang jauh dari agama untuk taat kepada Allah menyebabkan mereka terus-menerus menderita perasaan tidak nyaman, khawatir dan stres. Akibatnya, mereka terkena berbagai ragam penyakit kejiwaan yang mewujud pada keadaan raga mereka. Tubuh mereka lebih cepat mengalami kerusakan, dan mereka mengalami penuaan yang cepat dan melemah.

Sebaliknya, karena orang-orang beriman sehat secara kejiwaan, mereka tidak terkena stres, atau berkecil hati, dan jasmani mereka senantiasa prima dan sehat. Pengaruh baik akibat ketundukan mereka kepada Allah, tawakal mereka kepada-Nya dan kepribadian kokoh mereka, kemampuan melihat kebaikan dalam segala hal, dan ridha dengan apa yang terjadi sembari berharap akan janji-Nya, tercermin dalam penampilan raga mereka. Hal ini tentu saja dialami oleh mereka yang menjalani hidupnya sesuai ajaran Al Qur’an, dan yang benar-benar memahami agama. Tentu saja mereka pun dapat menderita sakit dan pada akhirnya mengalami penuaan, namun proses alamiah ini tidak disertai dengan kerusakan pada sisi kejiwaan sebagaimana yang dialami oleh selainnya.

Stres dan depresi, yang dianggap sebagai penyakit zaman kita, tidak hanya berbahaya secara kejiwaan, tapi juga mewujud dalam berbagai kerusakan tubuh. Gangguan umum yang terkait dengan stres dan depresi adalah beberapa bentuk penyakit kejiwaan, ketergantungan pada obat terlarang, gangguan tidur, gangguan pada kulit, perut dan tekanan darah, pilek, migrain [sakit kepala berdenyut yang terjadi pada salah satu sisi kepala dan umumnya disertai mual dan gangguan penglihatan] , sejumlah penyakit tulang, ketidakseimbangan ginjal, kesulitan bernapas, alergi, serangan jantung, dan pembengkakan otak. Tentu saja stres dan depresi bukanlah satu-satunya penyebab semua ini, namun secara ilmiah telah dibuktikan bahwa penyebab gangguan-gangguan kesehatan semacam itu biasanya bersifat kejiwaan.

Stres, yang menimpa begitu banyak orang, adalah suatu keadaan batin yang diliputi kekhawatiran akibat perasaan seperti takut, tidak aman, ledakan perasaan yang berlebihan, cemas dan berbagai tekanan lainnya, yang merusak keseimbangan tubuh. Ketika seseorang menderita stres, tubuhnya bereaksi dan membangkitkan tanda bahaya, sehingga memicu terjadinya beragam reaksi biokimia di dalam tubuh: Kadar adrenalin dalam aliran darah meningkat; penggunaan energi dan reaksi tubuh mencapai titik tertinggi; gula, kolesterol dan asam-asam lemak tersalurkan ke dalam aliran darah; tekanan darah meningkat dan denyutnya mengalami percepatan. Ketika glukosa tersalurkan ke otak, kadar kolesterol naik, dan semua ini memunculkan masalah bagi tubuh.

Oleh karena stres yang parah, khususnya, mengubah fungsi-fungsi normal tubuh, hal ini dapat berakibat sangat buruk. Akibat stres, kadar adrenalin dan kortisol di dalam tubuh meningkat di atas batas normal. Peningkatan kadar kortisol dalam rentang waktu lama berujung pada kemunculan dini gangguan-gangguan seperti diabetes, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, kanker, luka pada permukaan dalam dinding saluran pencernaan, penyakit pernapasan, eksim dan psoriasis [ sejenis penyakit kulit yang ditandai oleh pembentukan bintik-bintik atau daerah berwarna kemerahan pada kulit, yang tertutupi oleh lapisan tanduk berwarna perak] . Kadar kortisol yang tinggi dapat berdampak pada terbunuhnya sel-sel otak. Sejumlah gangguan akibat stres digambarkan dalam sebuah sumber sebagaimana berikut:

Terdapat kaitan penting antara stres dan tegang [penegangan], serta rasa sakit yang ditimbulkannya. Penegangan yang diakibatkan stres berdampak pada penyempitan pembuluh darah nadi, gangguan pada aliran darah ke daerah-daerah tertentu di kepala dan penurunan jumlah darah yang mengalir ke daerah tersebut. Jika suatu jaringan mengalami kekurangan darah hal ini akan langsung berakibat pada rasa sakit, sebab suatu jaringan yang di satu sisi mengalami penegangan mungkin sedang membutuhkan darah dalam jumlah banyak dan di sisi lain telah mendapatkan pasokan darah dalam jumlah yang kurang akan merangsang ujung-ujung saraf penerima rasa sakit. Di saat yang sama zat-zat seperti adrenalin dan norepinefrin, yang mempengaruhi sistem saraf selama stres berlangsung, juga dikeluarkan. Hal ini secara langsung atau tidak langsung meningkatkan dan mempercepat penegangan otot. Demikianlah, rasa sakit berakibat pada penegangan, penegangan pada kecemasan, dan kecemasan memperparah rasa sakit.

Akan tetapi, salah satu dampak paling merusak dari stres adalah serangan jantung. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang agresif, khawatir, cemas, tidak sabar, dengki, suka memusuhi dan mudah tersinggung memiliki peluang terkena serangan jantung jauh lebih besar daripada orang yang tidak memiliki kecenderungan sifat-sifat tersebut.

Alasannya adalah bahwa rangsangan berlebihan pada sistem saraf simpatetik [yakni sistem saraf yang mengatur percepatan denyut jantung, perluasan bronkia, penghambatan otot-otot halus sistem pencernaan makanan, dsb.], yang dimulai oleh hipotalamus, juga mengakibatkan pengeluaran insulin yang berlebihan, sehingga menyebabkan penimbunan kadar insulin dalam darah. Ini adalah permasalahan yang teramat penting. Sebab, tak satu pun keadaan yang berujung pada penyakit jantung koroner memainkan peran yang sedemikian paling penting dan sedemikian berbahaya sebagaimana kelebihan insulin dalam darah.

Para ilmuwan telah mengetahui bahwa semakin parah tingkat stres, maka akan semakin lemahlah peran positif sel-sel darah merah di dalam darah. Menurut sebuah penelitian yang dikembangkan oleh Linda Naylor, pimpinan perusahaan alih teknologi Universitas Oxford, pengaruh negatif berbagai tingkatan stres pada sistem kekebalan tubuh kini dapat diukur.

Terdapat kaitan erat antara stres dan sistem kekebalan tubuh. Stres kejiwaan memiliki dampak penting pada sistem kekebalan dan berujung pada kerusakannya. Saat dilanda stres, otak meningkatkan produksi hormon kortisol dalam tubuh, yang melemahkan sistem kekebalan. Atau dengan kata lain, terdapat hubungan langsung antara otak, sistem kekebalan tubuh dan hormon. Para pakar di bidang ini menyatakan:

Pengkajian terhadap stres kejiwaan atau stres raga telah mengungkap bahwa selama stres berat berlangsung terjadi penurunan pada daya kekebalan yang berkaitan dengan keseimbangan hormonal. Diketahui bahwa kemunculan dan kemampuan bertahan dari banyak penyakit termasuk kanker terkait dengan stres.

Singkatnya , stres merusak keseimbangan alamiah dalam diri manusia. Mengalami keadaan yang tidak normal ini secara terus-menerus akan merusak kesehatan tubuh, dan berdampak pada beragam gangguan fungsi tubuh. Para ahli menggolongkan dampak buruk dari stres terhadap tubuh manusia dalam sejumlah kelompok utama sebagaimana berikut:

  • Cemas dan Panik: Suatu perasaan yang menyebabkan peristiwa tidak terkendali.
  • Mengeluarkan keringat yang semakin lama semakin banyak.
  • Perubahan suara: Berbicara secara gagap dan gugup.
  • Aktif yang berlebihan: Pengeluaran energi yang tiba-tiba, pengendalian diabetik yang lemah.
  • Kesulitan tidur: Mimpi buruk.
  • ·         Penyakit kulit: Bercak, bintik-bintik, jerawat, demam, eksim dan psoriasis.
  • Gangguan saluran pencernaan: Salah cerna, mual, luka pada permukaan dalam dinding saluran pencernaan.
  • Penegangan otot: gigi yang bergesekan atau terkunci, rasa sakit sedikit tapi terus-menerus pada rahang, punggung, leher dan pundak.
  • Infeksi berintensitas rendah: pilek, dsb.
  • Migrain.
  • Denyut jantung dengan kecepatan yang tidak wajar, rasa sakit pada dada, tekanan darah tinggi
  • Ketidakseimbangan ginjal, menahan air
  • Gangguan pernapasan, pendek napas
  • Alergi
  • Sakit pada persendian
  • Mulut dan tenggorokan kering
  • Serangan jantung
  • Melemahnya sistem kekebalan
  • Pengecilan di bagian otak
  • Perasaan bersalah dan hilangnya percaya diri
  • Bingung, ketidakmampuan menganalisa secara benar, kemampuan berpikir yang rendah, daya ingat yang lemah
  • Rasa putus asa yang besar, meyakini bahwa segalanya berlangsung buruk
  • Kesulitan melakukan gerak atau diam, memukul-mukul dengan irama tetap
  • Ketidakmampuan memusatkan perhatian atau kesulitan melakukannya
  • Mudah tersinggung dan sangat peka
  • Bersikap yang tidak sesuai dengan akal sehat
  • Perasaan tidak berdaya atau tidak berpengharapan
  • Kehilangan atau peningkatan nafsu

 

Kenyataan bahwa mereka yang tidak mengikuti nilai-nilai ajaran agama mengalami “stres” dinyatakan oleh Allah dalam Al Qur’an :

“Dan  barangsiapa  berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari  kiamat  dalam keadaan buta…” (QS. Thaahaa, 20:124)

Dalam sebuah ayat lain, Allah telah menyatakan bahwa

” … hingga apabila bumi telah menjadi sempit bagi mereka, padahal bumi itu luas dan jiwa mereka pun telah sempit (pula terasa) oleh mereka, serta mereka telah mengetahui bahwa tidak ada tempat lari dari (siksa) Allah, melainkan kepada-Nya saja…” (QS. At Taubah, 9:118)

Kehidupan yang “gelap dan sempit” ini, atau stres, nama yang diberikan di masa kini, adalah akibat ketidakmampuan orang-orang tak beriman untuk menaati nilai-nilai akhlak yang diajarkan agama. Kini, para dokter menyatakan bahwa jiwa yang tenang, damai dan penuh percaya diri sangatlah penting dalam melindungi pengaruh stres. Kepribadian yang tenang dan damai hanya dimungkinkan dengan menjalani hidup sesuai ajaran Al Qur’an . Sungguh, telah dinyatakan dalam banyak Al Qur’an bahwa Allah akan memberikan “ketenangan” dalam diri orang-orang beriman. (Al Qur’an , 2:248, 9:26, 40, 48:4, 18) Janji Tuhan kita terhadap orang-orang beriman telah dinyatakan sebagaimana berikut:

Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. (QS, An Nahl, 16: 97)

 

http://www.harunyahya.com/indo/artikel/076.htm


Jauh Lebih Hebat dari Tangan Robot

Juni 10, 2011

oleh : HARUN YAHYA

Tangan kita, yang dapat digunakan untuk melakukan kegiatan sehari-hari seperti mengaduk secangkir teh, membuka halaman surat kabar, atau menulis, telah dirancang sedemikian sempurna.
Ciri terpenting tangan adalah kemamuannya bekerja sebaik-baiknya dalam beragam kegiatan. Dengan dilengkapi otot dan saraf yang sangat banyak, lengan membantu tangan kita memegang benda dengan erat atau longgar sesuai dengan keadaannya. Misalnya, tangan manusia yang terkepal dapat memukul dengan pukulan seberat 45 kg. Sebaliknya, melalui ibu jari dan jari telunjuk, tangan kita juga dapat merasakan sehelai kertas berketebalan sepersepuluh milimeter.
Jelas, kedua tindakan ini sangat berbeda sifatnya. Yang satu memerlukan kepekaan, sedang yang lain memerlukan kekuatan besar. Namun, kita tak perlu sedetik pun memikirkan apa yang perlu kita lakukan saat kita akan mengambil sehelai kertas dengan kedua jari atau memukul dengan kepalan. Kita pun tak perlu memikirkan cara menyesuaikan kekuatan tangan kita bagi kedua tindakan ini. Kita tak pernah berkata, “Sekarang saya hendak memungut sehelai kertas. Saya akan menerapkan kekuatan sebesar 500 g. Sekarang saya akan mengangkat seember air. Saya akan menerapkan kekuatan sebesar 40 kg.” Kita tidak pernah repot-repot memikirkannya.
Alasannya adalah tangan manusia dirancang untuk melakukan semua tindakan ini secara bersamaan. Tangan diciptakan sekaligus dengan keseluruhan fungsi dan keseluruhan rancangan terkaitnya.
Semua jari tangan memiliki panjang, letak, dan kesesuaian yang pas satu sama lain. Contohnya, kekuatan kepalan yang dibentuk tangan dengan ibu jari normal itu lebih besar daripada kekuatan kepalan yang dibentuk tangan dengan ibu jari pendek. Ini karena, dengan panjang yang sesuai, ibu jari dapat menutupi jari-jari lainnya dan membantu menambah kekuatan dengan mendukung jari-jari yang lain.
Ada banyak seluk-beluk terperinci pada rancangan tangan: misalnya, tangan memiliki bagian-bagian pembentuk yang lebih kecil di samping otot dan saraf. Kuku pada ujung jari bukanlah hiasan sepele yang tidak memiliki kegunaan. Ketika memungut jarum dari lantai, kita menggunakan kuku maupun jari. Permukaan kasar pada ujung jari dan kuku membantu kita memungut benda kecil. Kuku memiliki peranan sangat penting dalam mengatur tekanan amat lemah yang dikerahkan jari pada benda yang dipegangnya. Keistimewaan khusus tangan lainnya adalah tangan tidak pernah kelelahan.
Dunia kedokteran dan ilmu pengetahuan bersusah-payah berusaha membuat tangan tiruan. Sejauh ini, tangan-tangan robot yang dihasilkan memiliki kekuatan yang sama dengan tangan manusia, tetapi tidak memiliki kepekaan sentuhan, kesempurnaan daya gerak, dan kemampuan melakukan beragam pekerjaan.
Banyak pakar setuju kita tidak bisa membuat tangan robot yang memiliki fungsi tangan lengkap. Insinyur Hans J. Schneebeli yang merancang tangan robot, yang dikenal sebagai “Tangan Karlsruhe”, menyatakan bahwa semakin lama dia membuat tangan robot, semakin dia mengagumi tangan manusia. Dia menambahkan bahwa masih perlu waktu lama sampai kita dapat membuat tangan robot yang mampu melakukan sejumlah kecil saja pekerjaan yang dapat dilakukan tangan manusia.
Biasanya, tangan manusia bekerja bersama-sama dengan mata. Sinyal yang sampai ke mata diteruskan ke otak dan tangan bergerak menurut perintah yang diberikan otak. Tentu saja, ini berlangsung dalam waktu sangat singkat dan tidak diperlukan usaha khusus untuk melakukannya. Di lain pihak, tangan robot tidak dapat bergantung pada penglihatan dan sentuhan. Untuk setiap gerakan diperlukan perintah yang berbeda-beda. Selain itu, tangan robot tidak mampu melakukan bermacam fungsi. Contohnya, tangan robot untuk bermain piano tidak dapat memegang palu, dan tangan robot untuk memegang palu tidak dapat memegang telur tanpa memecahkannya. Beberapa tangan robot yang terakhir dibuat hanya mampu melakukan 2-3 gerakan bersamaan, tetapi ini masih sangat sederhana jika dibandingkan dengan kemampuan tangan manusia. Ketika Anda memikirkan kedua tangan yang bekerjasama secara selaras, kesempurnaan tangan ini akan lebih gamblang lagi.
Allah merancang tangan sebagai alat tubuh khusus bagi manusia. Dengan segala bagiannya, tangan manusia memperlihatkan kesempurnaan dan keunikan mahakarya ciptaan Allah.

http://www.harunyahya.com/indo/artikel/099.htm

Kelelahan

April 13, 2011

Kelelahan (fatigue) adalah suatu fenomena fisiologis, proses terjadinya keadaan penurunan toleransi terhadap eksersais (exercise) dan penyebabnya sangat spesifik tergantung dari karakteristik eksersais. Penyehab kelelahan dapat ditinjau dari aspek anatomi (kelelahan sistem saraf pusat, neuromuskular dan otot rangka), dan dari aspek Fungsi (kelelahan elektrokimia, metabolik, berkurangnya substrat energi, hiper/hipotermia, dehidrasi). Pemahaman alas penyebab kelelahan akan sangat bermanfaat di bidang eksersais atau olahraga dalam hubungan dengan pelatihan atlet agar pembinaan kondisi fisik dapat optimal. Dalam tulisan ini dibahas penyebab kelelahan yang tetjadi pada latihan durasi pendek dengan intensitastinggi dan eksersais durasi panjang dengan intensitas submaksimal.

Kelelahan adalah gejala bukan penyakit atau kelainan tertentu. Sementara ini, sudah lazim memiliki sesekali hari di mana Anda merasa lelah dan kurang energik daripada biasanya, orang-orang menderita karena kelelahan merasa lelah dan lesu sepanjang waktu dan tampaknya kekurangan energi.
Mempengaruhi tubuh dan pikiran, periode panjang kelelahan juga dapat mengganggu fungsi sehari-hari Anda dan membuat bahkan yang paling sederhana tanggung jawab kehidupan sulit untuk mengatasi. Baik kelelahan fisik dan mental adalah tanda-tanda pertama bahwa tubuh sedang rusak dan ditempatkan di bawah stres tidak sehat.

Gejala Kelelahan
Gejala kelelahan dapat disertai dengan atau terwujud dalam berbagai lain keluhan fisik dan emosional. Ini termasuk:
* Constant lelah atau kantuk
* Kurangnya energi
* Keinginan untuk tidur lebih
* Sakit kepala
* Sakit otot atau sendi
* Kelemahan otot
* Lambat refleks dan tanggapan tariff
* Kebimbangan dan miskin penilaian
* Rendah hati, mudah marah atau depresi
* Perubahan selera makan
* Turun sistem kekebalan tubuh berfungsi
* Masalah-masalah dengan memori jangka pendek
* Perhatian kesulitan dan konsentrasi miskin
* Kurang motivasi

Over-use (pemakaian terus menerus/terlalu lelah)
Cedera ini timbul karena pemakain otot yang berlebihan atau terlalu lelah. Cedera karena over-use menempati 1/3 dari cedera olahraga yang terjadi. Biasanya cedera akibat over-use terjadinya secara perlahan-lahan (bersifat kronis). Gejala-gejalanya dapat ringan yaitu kekakuan otot, strain, sprain, dan yang paling berat adalah terjadinya stress fractur.
Kelelahan dapat diklasifikasikan ke dalam 7 bagian yaitu:
1. kelelahan visual, yaitu kelelahan yang terjadi pada mata
2. kelelahan tubuh, yaitu kelelahan akibat beban fisik yang berlebihan
3. kelelahan mental, yaitu kelelahan yang disebabkan oleh pikiran dan perasaan
4. kelelahan saraf, yaitu kelelahan yang disebabkan tekanan berlebihan pada salah satu bagian sistem psikomotor
5. pekerjaan yang bersifat monoton
6. kelelahan kronis, yaitu kelelahan akibat akumulasi efek jangka panjang
7. kelelahan sirkadian, yaitu kelelahan yang terjadi akibat irama sirkadian misalnya ritme siang-malam, pagi-sore

Penyebab Kelelahan
Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kelelahan secara garis besar adalah:
1. Penyakit tertentu
Adanya penyakit tertentu seperti flu, anemia, diabetes mellitus, gangguan tidur atau gangguan kelenjar tiroid dapat menyebabkan seseorang mengalami kelelahan.
2. Psikologis
Seperti depresi, kecemasan, stres dan kesedihan
3. Gaya Hidup
Seperti kurang tidur, terlalu banyak tidur, konsumsi alkohol, diet yang salah, kurang olahraga dan kurang nutrisi.
4. Kondisi Kerja
Misalnya: kerja shift, suasana tempat kerja yang buruk, workaholic (kecanduan kerja), suhu maupun penyinaran ruang kerja, kebisingan, beban kerja, juga pekerjaan yang monoton.
Secara umum, kelelahan dapat dibedakan menjadi kelelahan otot dan kelelahan umum. Kelelahan otot contohnya tremor pada otot atau rasa nyeri pada otot sedangkan kelelahan umum ditandai dengan berkurang kemampuan bekerja yang bisa disebabkan oleh kondisi kerja dan kondisi psikologis seperti diuraikan di atas, maupun status kesehatan dan gizi. Pengaruh-pengaruh ini akan bertumpuk di dalam tubuh yang pada akhirnya menimbulkan kelelahan.
Kelelahan Akibat Penyakit Tertentu
Selain merupakan suatu pertanda untuk tubuh beristirahat, rasa lelah juga dapat merupakan salah satu gejala penyakit. Rasa lelah yang tidak kunjung teratasi meskipun sudah cukup istirahat, menjadi pertimbangan untuk segera memeriksakan diri ke dokter.
Beberapa penyakit yang dapat menyebabkan kelelahan antara lain:

• Anemia
Jika tubuh kekurangan sel darah merah yang mengangkut okigen ke seluruh tubuh, maka tubuh tidak mendapat cukup asupan oksigen sehingga timbul kelelahan.
• Gangguan kelenjar tiroid
Adanya kerusakan pada sel tubuh yang memproduksi hormon tiroksin menyebabkan terjadinya hipotiroid maupun hipertiroid yang dapat membuat tubuh menjadi lelah karena metabolisme tubuh melambat.
• Sleep apnea
Penderita sleep apnea sering terbangun saat tidur akibatnya terjadi gangguan pada durasi maupun kualitas tidur yang mengakibatkan kelelahan.
• Penyakit jantung
Gangguan pada jantung menyebabkan pemompaan darah ke seluruh tubuh terhambat padahal darah bertugas membawa oksigen dan nutrisi. Akibatnya terjadinya kelelahan.
• Diabetes mellitus
Kondisi mudah lelah pada penderita DM disebabkan oleh kurangnya produksi hormon insulin yang diperlukan tubuh, untuk membentuk energi dari metabolisme gula dan karbohidrat.
• Stres dan depresi
Saat seseorang dilanda stres, produksi kortisol (hormon stres) meningkat. Bila stres berkelanjutan, tubuh akan terpapar kortisol lebih lama dan menimbulkan beberapa gangguan seperti obesitas, gangguan metabolisme, gangguan tidur, disfungsi seksual, hipertensi, gangguan saluran cerna, penurunan kekebalan dan sebagainya yang semuanya bisa berkembang menjadi kelelahan.
Setelah mengetahui penyebab kelelahan, maka ada beberapa strategi yang dapat dilakukan untuk memulihkan energi dan menghindarkan kita dari kelelahan, diantaranya:
a. Diet sehat
Kebiasaan makan yang tidak teratur (terlalu sering atau jarang) dan diet tidak seimbang dapat membebani tubuh dan menyebabkan kelelahan. Sebaiknya jangan mengabaikan sarapan pagi, hindari makanan ringan yang manis-manis dan makan dengan jadwal teratur. Perbanyak konsumsi makanan yang kaya kandungan zat besi, sereal, dan roti yang terbuat dari gandum serta sayur dan buah-buahan.
b. Berolahraga
Olahraga dapat menstimulasi tubuh untuk memproduksi endorpin yaitu senyawa yang dapat menghambat sinyal nyeri atau lelah otot ke otak. Olahraga juga berfungsi sebagai tranquilizer yang dapat meredakan ketegangan emosional yang disebabkan oleh beban kerja yang banyak, kecemasan maupun kelelahan karena dengan berolahraga hormon stres (kortisol) akan menurun.
c. Istirahat dan rileks
Istirahat merupakan cara terbaik mengatasi kelelahan. Istirahat tidak selalu berarti tidur, bisa rekreasi untuk merelaksasi anggota tubuh dan dapat juga dilakukan dengan memberi tubuh asupan nutrisi jasmani dan rohani.

 

elfiraismy.wordpress.com/2009/11/10/cidera-akibat-kelelahan/

Albinisme

November 21, 2010

Albinism (from Latin albus , “white”; see extended etymology , also called achromia , achromasia , or achromatosis ) is a congenital disorder characterized by the complete or partial absence of pigment in the skin, hair and eyes due to absence or defect of an enzyme involved in the production of melanin . Albinisme (dari bahasa Latin albus, “putih”, lihat etimologi diperpanjang , juga disebut achromia, achromasia, atau achromatosis) adalah kelainan bawaan yang ditandai dengan atau parsial tidak lengkap pigmen pada rambut, kulit dan mata disebabkan tidak adanya atau cacat dari enzim yang terlibat dalam produksi melanin . Albinism results from inheritance of recessive gene alleles and is known to affect all vertebrates , including humans . Albinisme hasil dari warisan gen resesif alel dan dikenal untuk mempengaruhi semua vertebrata , termasuk manusia . The most common term used for an organism affected by albinism is ” albino “. Istilah yang umum yang paling banyak digunakan untuk suatu organisme dipengaruhi oleh albinisme adalah “albino”. Additional clinical adjectives sometimes used to refer to animals are “albinoid” and “albinic”. kata sifat klinis tambahan kadang-kadang digunakan untuk merujuk kepada hewan adalah “albinoid” dan “albinic”.

Albinism is associated with a number of vision defects, such as photophobia , nystagmus and astigmatism . Albinisme dikaitkan dengan sejumlah cacat visi, seperti fotofobia , nystagmus dan astigmatisme . Lack of skin pigmentation makes the organism more susceptible to sunburn and skin cancers. Kurangnya pigmentasi kulit membuat organisme lebih rentan terhadap kanker kulit terbakar dan kulit.

Klasifikasi pada manusia

Ada dua kategori utama albinisme pada manusia:

  • In oculocutaneous albinism Types 1-4 with different levels with pigmentation (despite its Latin-derived name meaning “eye-and-skin” albinism), pigment is lacking in the eyes, skin and hair. Dalam albinisme oculocutaneous 1-4 Jenis dengan tingkat yang berbeda dengan pigmentasi (meskipun nama yang diturunkan dari bahasa Latin artinya “mata-dan-kulit” albinisme), pigmen yang kurang dalam kulit, mata dan rambut. (The equivalent mutation in non-humans also results in lack of melanin in the fur, scales or feathers.) People with oculocutaneous albinism can have anything from no pigment at all to almost normal levels. (Setara Mutasi non-manusia juga mengakibatkan kurangnya melanin dalam skala bulu, atau bulu.) Orang dengan albinisme oculocutaneous dapat memiliki apa-apa dari pigmen sama sekali untuk hampir tingkat normal.
  • In ocular albinism , only the eyes lack pigment. Dalam albinisme okular , hanya mata kekurangan pigmen. People who have ocular albinism have generally normal skin and hair color, although it is typically lighter than either parent. Orang yang memiliki mata albinisme umumnya memiliki kulit normal dan warna rambut, meskipun biasanya ringan daripada salah satu orangtua. Many even have a normal eye appearance. Bahkan banyak memiliki penampilan mata normal. Also, ocular albinism is generally sex-linked , therefore males are more likely to be affected. Juga, albinisme mata umumnya sex-linked , karena laki-laki lebih mungkin akan terpengaruh. Males are without another X chromosome to ameliorate or mask harmful alleles on the X they inherit. Laki-laki lain tanpa kromosom X untuk memperbaiki atau masker alel berbahaya pada X mereka mewarisi.

Other conditions include albinism as part of their presentation. Kondisi lain termasuk albinisme sebagai bagian dari presentasi mereka. These include Hermansky-Pudlak syndrome , Chediak-Higashi syndrome , Griscelli syndrome , Waardenburg syndrome , and Tietz syndrome . Ini termasuk -Pudlak sindrom Hermansky , -Higashi Chediak sindrom , sindrom Griscelli , sindrom Waardenburg , dan sindrom Tietz . These conditions are sometimes classified with albinism. Several have sub-types. Kondisi ini kadang-kadang diklasifikasikan dengan albinisme.  Beberapa sub-jenis. Some are easily distinguished by appearance, but in most cases genetic testing is the only way to be certain. Ada yang mudah dibedakan oleh penampilan, tetapi dalam banyak kasus pengujian genetik adalah satu-satunya cara untuk memastikan.

Albinism was formerly categorized as tyrosinase -positive or -negative. Albinisme sebelumnya dikategorikan sebagai tirosinase -positif atau negatif. In cases of tyrosinase-positive albinism, the enzyme tyrosinase is present. Dalam kasus-positif albinisme tirosinase, maka enzim tirosinase hadir. The melanocytes (pigment cells) are unable to produce melanin for any one of a variety of reasons that do not directly involve the tyrosinase enzyme. The melanosit (sel pigmen) tidak dapat memproduksi melanin untuk salah satu dari berbagai alasan yang tidak langsung melibatkan enzim tirosinase. In tyrosinase-negative cases, either the tyrosinase enzyme is not produced or a nonfunctional version is produced. Dalam kasus tirosinase-negatif, baik enzim tirosinase tidak diproduksi atau versi nonfunctional dihasilkan. This classification has been rendered obsolete by recent research. Klasifikasi ini telah dianggap usang oleh penelitian baru-baru ini.

Tanda dan gejala

Most albinistic humans appear white or very pale as the melanin pigments responsible for brown, black, and some yellow colorations are not present. Kebanyakan manusia albinistic tampak putih atau sangat pucat sebagai pigmen melanin yang bertanggung jawab atas colorations kuning coklat, hitam, dan ada juga yang tidak hadir.

Because individuals with albinism have skin that partially or entirely lacks the dark pigment melanin, which helps protect the skin from the sun’s ultraviolet radiation , their skin can burn more easily from overexposure. Karena individu dengan albinisme memiliki kulit yang sebagian atau seluruhnya tidak memiliki pigmen melanin gelap, yang membantu melindungi kulit dari matahari ultraviolet radiasi , kulit mereka dapat membakar lebih mudah dari overexposure.

The human eye normally produces enough pigment to colour the iris and lend opacity to the eye. Mata manusia normal menghasilkan pigmen cukup untuk warna iris dan meminjamkan kegelapan untuk mata. However, there are cases in which the eyes of an albinistic person appear red or purple, depending on the amount of pigment present. Namun, ada kasus di mana mata orang albinistic tampak merah atau ungu, tergantung pada jumlah yang hadir pigmen. Lack of pigment in the eyes also results in problems with vision, related and unrelated to photosensitivity . Kurangnya pigmen di mata juga menghasilkan masalah dengan visi, terkait dan tidak terkait dengan photosensitivity .

The albinistic are generally as healthy as the rest of the population (but see related disorders below), with growth and development occurring as normal, and albinism by itself does not cause mortality, although the lack of pigment increases the risk of skin cancer and other problems. Para albinistic umumnya sehat seperti penduduk lainnya (tapi lihat gangguan terkait di bawah ini), dengan pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi seperti biasa, dan albinisme dengan sendirinya tidak menyebabkan kematian, meskipun ketiadaan pigmen meningkatkan risiko kulit kanker dan masalah lainnya.

masalah Visual

Development of the optical system is highly dependent on the presence of melanin, and the reduction or absence of this pigment in albinistic individuals may lead to: Pengembangan sistem optik sangat tergantung pada kehadiran melanin, dan penurunan atau tidak adanya pigmen ini pada individu albinistic dapat mengakibatkan:

  • Misrouting of the retinogeniculate projections, resulting in abnormal decussation (crossing) of optic nerve fibres  Misrouting dari proyeksi retinogeniculate, mengakibatkan abnormal decussation (crossing) dari serat saraf optik
  • Photophobia and decreased visual acuity due to light scattering within the eye  Fotofobia dan penurunan visus karena hamburan cahaya di dalam mata
  • Reduced visual acuity due to foveal hypoplasia and possibly light-induced retinal damage  Berkurangnya ketajaman visual karena foveal hipoplasia dan mungkin cahaya-induced retina kerusakan

Mata umum di albinisme meliputi kondisi:

  • Nystagmus , irregular rapid movement of the eyes back and forth, or in circular motion. Nystagmus , gerak cepat tidak teratur mata bolak-balik, atau dalam gerakan melingkar.
  • Refractive errors such as myopia or hyperopia and especially astigmatism Bias kesalahan seperti miopia atau hyperopia dan terutama Silindris
  • Amblyopia , decrease in acuity of one or both eyes due to poor transmission to the brain, often due to other conditions such as strabismus . Amblyopia , penurunan ketajaman dari satu atau kedua mata karena transmisi miskin untuk otak, sering karena kondisi lain seperti strabismus .
  • Optic nerve hypoplasia , underdevelopment of the optic nerve Saraf optik hipoplasia , keterbelakangan pada saraf optik

Some of the visual problems associated with albinism arise from a poorly developed retinal pigment epithelium (RPE) due to the lack of melanin. This degenerate RPE causes foveal hypoplasia (a failure in the development of normal foveae ), which results in eccentric fixation and lower visual acuity, and often a minor level of strabismus. Beberapa masalah visual yang terkait dengan albinisme timbul dari kurang berkembang epitel pigmen retina (RPE) karena kurangnya melanin. ini merosot RPE menyebabkan hipoplasia foveal (kegagalan dalam pengembangan normal foveae ), yang menghasilkan fiksasi eksentrik dan ketajaman visual yang lebih rendah, dan sering tingkat kecil strabismus.

The iris is a sphincter formed from pigmented tissue that contracts when the eye is exposed to bright light, to protect the retina by limiting the amount of light passing through the pupil. The iris adalah sfingter terbentuk dari jaringan berpigmen bahwa kontrak-kontrak saat mata terkena cahaya terang, untuk melindungi retina dengan membatasi jumlah cahaya yang melewati pupil. In low light conditions the iris relaxes to allow more light to enter the eye. Dalam kondisi cahaya rendah iris rileks untuk memungkinkan banyak cahaya yang dapat memasuki mata. In albinistic subjects, the iris does not have enough pigment to block the light, thus the decrease in pupil diameter is only partially successful in reducing the amount of light entering the eye. Additionally, the improper development of the RPE, which in normal eyes absorbs most of the reflected sunlight, further increases glare due to light scattering within the eye. The resulting sensitivity (photophobia) generally leads to discomfort in bright light, but this can be reduced by the use of sunglasses and/or brimmed hats. Dalam mata pelajaran albinistic, iris tidak memiliki pigmen cukup untuk memblokir cahaya, sehingga penurunan diameter murid hanya sebagian berhasil mengurangi jumlah cahaya yang masuk mata. Selain itu, perkembangan yang tidak benar dari RPE, yang di mata normal menyerap sebagian besar sinar matahari tercermin, silau meningkat lebih lanjut karena hamburan cahaya di dalam mata. The sensitivitas yang dihasilkan (fotofobia) umumnya menyebabkan ketidaknyamanan dalam cahaya terang, tetapi hal ini dapat dikurangi dengan menggunakan kacamata hitam dan / atau topi bertepi.

Genetika

Most forms of albinism are the result of the biological inheritance of genetically recessive alleles ( genes ) passed from both parents of an individual, though some rare forms are inherited from only one parent. Sebagian besar bentuk albinisme adalah hasil dari warisan biologis dari genetik resesif alel ( gen ) lulus dari kedua orang tua dari seorang individu, meskipun beberapa bentuk yang jarang diwariskan hanya dari satu induk. There are other genetic mutations which are proven to be associated with albinism. Ada yang lain mutasi genetik yang terbukti terkait dengan albinisme. All alterations, however, lead to changes in melanin production in the body. Semua perubahan, bagaimanapun, menyebabkan perubahan dalam produksi melanin dalam tubuh.

The chance of offspring with albinism resulting from the pairing of an organism with albinism and one without albinism is low. Kesempatan keturunan dengan albinisme yang dihasilkan dari pasangan suatu organisme dengan albinisme dan satu tanpa albinisme rendah. However, because organisms can be carriers of genes for albinism without exhibiting any traits, albinistic offspring can be produced by two non-albinistic parents. Namun, karena organisme dapat menjadi pembawa gen untuk albinisme tanpa menunjukkan sifat apapun, keturunan albinistic dapat diproduksi oleh dua orang tua non-albinistic. Albinism usually occurs with equal frequency in both genders. An exception to this is ocular albinism, which it is passed on to offspring through X-linked inheritance. Albinisme biasanya terjadi dengan frekuensi yang sama dalam kedua jenis kelamin. Sebuah perkecualian untuk ini adalah albinisme okular, yang diteruskan kepada keturunannya melalui warisan X-linked. Thus, ocular albinism occurs more frequently in males as they have a single X and Y chromosome, unlike females, whose genetics are characterized by two X chromosomes. Dengan demikian, albinisme okular terjadi lebih sering pada laki-laki karena mereka memiliki X tunggal dan kromosom Y, tidak seperti perempuan, yang genetika ditandai oleh dua kromosom X.

There are two different forms of albinism; a partial lack of the melanin is known as hypomelanism, or hypomelanosis and the total absence of melanin is known as amelanism or amelanosis. Ada dua bentuk yang berbeda dari albinisme; kurangnya sebagian melanin dikenal sebagai hypomelanism, atau hypomelanosis dan tidak adanya jumlah melanin dikenal sebagai amelanism atau amelanosis.


Diagnosis

Genetic testing can confirm albinism and what variety it is, but offers no medical benefits except in the cases of non-OCA disorders (see below) that cause albinism along with other medical problems which may be treatable. pengujian genetik dapat mengkonfirmasi berbagai albinisme dan apa itu, tetapi tidak menawarkan manfaat kesehatan kecuali dalam kasus-OCA gangguan non (lihat di bawah) yang menyebabkan albinisme bersama dengan masalah medis lain yang dapat diobati. The symptoms of albinism can be treated by various methods detailed below. Gejala albinisme dapat diobati dengan berbagai metode rinci di bawah ini.

Pengobatan

For the most part, treatment of the eye conditions consists of visual rehabilitation. Surgery is possible on the ocular muscles to decrease nystagmus , strabismus and common refractive errors like astigmatism . Strabismus surgery may improve the appearance of the eyes. Nystagmus -damping surgery can also be performed, to reduce the “shaking” of the eyes back and forth. The effectiveness of all these procedures varies greatly and depends on individual circumstances. Untuk sebagian besar, perawatan kondisi mata terdiri dari rehabilitasi visual. Bedah diperbolehkan di otot-otot okuler untuk mengurangi nystagmus , strabismus dan kesalahan refraksi umum seperti Silindris. operasi Strabismus dapat memperbaiki penampilan mata nystagmus redaman operasi-juga dapat dilakukan, untuk mengurangi “gemetar” mata belakang dan sebagainya. Efektivitas semua prosedur ini sangat bervariasi dan tergantung pada keadaan individual. More importantly, since surgery will not restore a normal RPE or foveae, surgery will not provide fine binocular vision. In the case of esotropia (the “crossed eyes” form of strabismus), surgery may help vision by expanding the visual field (the area that the eyes can see while looking at one point). Lebih penting lagi, karena operasi tidak akan mengembalikan RPE normal atau foveae, operasi tidak akan memberikan visi berkenaan dgn teropong halus. Dalam kasus esotropia (“mata menyeberang” bentuk strabismus), operasi dapat membantu penglihatan dengan memperluas visual lapangan (area yang mata dapat melihat sambil melihat pada satu titik).

Glasses and other vision aids, large-print materials and CCTV , as well as bright but angled reading lights, can help individuals with albinism, even though their vision cannot be corrected completely. Gelas dan bantuan visi lainnya, besar-cetak bahan dan CCTV , serta lampu baca miring tapi terang, dapat membantu individu dengan albinisme, meskipun visi mereka tidak dapat dikoreksi sepenuhnya. Some people with Albinism do well using bifocals (with a strong reading lens), prescription reading glasses, and/or hand-held devices such as magnifiers or monoculars (a very simple telescope). Contact lenses may be colored to block light transmission through the iris. Beberapa orang dengan Albinisme melakukannya dengan baik menggunakan kacamata (dengan lensa membaca yang kuat), kacamata baca resep, dan / atau perangkat dipegang tangan seperti bantu atau tunggal (sederhana teleskop sangat). Lensa kontak dapat berwarna untuk memblokir cahaya transmisi melalui iris. But in case of nystagmus this is not possible, due to the irritation that is caused by the movement of the eyes. Namun dalam kasus nystagmus ini tidak mungkin, karena iritasi yang disebabkan oleh pergerakan mata. Some use bioptics , glasses which have small telescopes mounted on, in, or behind their regular lenses, so that they can look through either the regular lens or the telescope. Beberapa menggunakan bioptics , kacamata yang terpasang pada teleskop kecil, di, atau di belakang lensa biasa mereka, sehingga mereka dapat melihat baik melalui lensa biasa atau teleskop. Newer designs of bioptics use smaller light-weight lenses. desain baru dari bioptics menggunakan lensa yang lebih kecil ringan. Some US states allow the use of bioptic telescopes for driving motor vehicles. Beberapa AS negara memungkinkan penggunaan teleskop bioptic untuk mengemudi kendaraan bermotor. (See also NOAH bulletin “Low Vision Aids”.) (Lihat juga NOAH buletin “Low Vision Aids”.)

Although still disputed among the experts, many ophthalmologists recommend the use of spectacles from early childhood onward to allow the eyes the best development possible. Meskipun masih diperdebatkan di kalangan para pakar, banyak dokter mata menyarankan penggunaan kacamata dari anak usia dini dan seterusnya untuk memungkinkan mata pengembangan terbaik.

Epidemiologi

Albinism affects people from all races and its frequency across the human population is estimated to be approximately 1 in 20,000. Albinisme mempengaruhi orang-orang dari semua ras dan frekuensi di seluruh populasi manusia diperkirakan sekitar 1 dari 20.000.

Masyarakat dan budaya

In physical terms, humans with albinism commonly have vision problems and need sun protection. Dari segi fisik, manusia dengan albinisme umumnya memiliki masalah penglihatan dan perlindungan perlu matahari. But they also face social and cultural challenges (even threats) as the condition is often a source of ridicule, discrimination, or even fear and violence. Tapi mereka juga menghadapi sosial dan budaya tantangan (bahkan ancaman) sebagai kondisi ini sering menjadi sumber ejekan, diskriminasi, atau bahkan ketakutan dan kekerasan. Cultures around the world have developed many beliefs regarding people with albinism. Budaya di seluruh dunia telah mengembangkan kepercayaan banyak tentang orang dengan albinisme. This folklore ranges from harmless myth to dangerous superstitions that cost human lives. cerita rakyat ini berkisar dari mitos berbahaya untuk takhayul berbahaya yang harganya nyawa manusia. Cultural challenges can be expected to be vastly higher in areas where pale skin and light hair stand out more from the ethnic majority’s average phenotype. Budaya tantangan dapat diharapkan akan jauh lebih tinggi di daerah di mana kulit pucat dan rambut berdiri cahaya lebih lanjut dari fenotipe rata-rata mayoritas etnis.

In African countries such as Tanzania and Burundi , there has been an unprecedented rise in witchcraft -related killings of albino people in recent years. Di negara-negara Afrika seperti Tanzania dan Burundi , ada kenaikan belum pernah terjadi sebelumnya dalam ilmu sihir terkait pembunuhan-orang albino dalam beberapa tahun terakhir. This is because albino body parts are used in potions sold by witchdoctors . Hal ini karena bagian tubuh albino digunakan dalam ramuan dijual oleh witchdoctors . Numerous authenticated incidents have occurred in Africa during the 21st Century. For example, in Tanzania, in September 2009, three men were convicted of killing a 14-year-old albino boy and severing his legs in order to sell them for witchcraft purposes. Again in Tanzania and Burundi in 2010, the murder and dismemberment of a kidnapped albino child is reported from the courts, as part of a continuing problem. Sejumlah insiden terotentikasi terjadi di Afrika selama abad ke-21. Sebagai contoh, di Tanzania, pada bulan September 2009, tiga orang itu dihukum karena membunuh seorang albino tahun anak-14 dan memutuskan kakinya untuk menjual mereka untuk tujuan sihir. Sekali lagi di Tanzania dan Burundi pada 2010, pembunuhan dan pemotongan seorang anak diculik albino dilaporkan dari pengadilan, sebagai bagian dari masalah yang terus berlanjut.

Other examples: In Zimbabwe , belief that sex with an albinistic woman will cure a man of HIV has led to rapes (and subsequent HIV infection). Contoh lain: Di Zimbabwe , keyakinan bahwa seks dengan seorang wanita albinistic akan menyembuhkan orang yang HIV telah menyebabkan perkosaan (dan berikutnya infeksi HIV).

Certain ethnic groups and insular areas exhibit heightened susceptibility to albinism, presumably due to genetic factors (reinforced by cultural traditions). kelompok etnis tertentu dan pulau menunjukkan daerah meningkat kerentanan terhadap albinisme, mungkin karena faktor genetik (diperkuat oleh tradisi budaya). These include notably the Native American Kuna and Zuni nations (respectively of Panama and New Mexico ); Japan , in which one particular form of albinism is unusually common; and Ukerewe Island , the population of which shows a very high incidence of albinism.  Ini termasuk terutama Native American Kuna dan Zuni bangsa (masing-masing dari Panama dan New Mexico ), Jepang , di mana salah satu bentuk khusus dari albinisme adalah luar biasa biasa terjadi, dan Pulau Ukerewe dari populasi yang menunjukkan yang sangat insiden tinggi albinisme.

APAKAH CEMAS, STRESS, DAN DEPRESI ITU?

November 14, 2010

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sebagai manusia tak luput dari adanya masalah kahidupan yang kerap kali mengganggu pikiran kita ataupun perubahan-perubahan sosial yang serba cepat yang dapat mempengaruhi nilai-nilai moral, etika, dan gaya hidup. Tidak semua orang mampu menyelesaikan masalahnya ataupun menyesuikan diri dengan perubahan-perubahan tersebut, yang pada akhirnya akan mengalami cemas, stress atau bahkan depresi.
Jadi apakah cemas, stress, dan depresi itu sebenarnya? Berikut pengertian dari ketiganya.

Kecemasan (ansietas/anxiety) adalah gangguan alam perasaan (affective) yang ditandai dengan perasaan ketakutan atau kekhawatiran yang mendalam dan berkelanjutan, tidak mengalami gangguan dalam menilai realitas (Reality Testing Ability/RTA, masih baik), kepribadian masih tetap utuh (tidak mengalami keretakan kepribadian/splitting of personality), perilaku dapat terganggu tetapi masih dalam batas-batas normal.

Tipe kepribadian pencemas:

  • cemas, khawatir, tidak tenang, ragu dan bimbang
  • memandang masa depan dengan rasa was-was
  • kurang percaya diri, gugup apabila tampil di muka umum (demam panggung)
  • sering merasa tidak bersalah, meyalahkan orang lain
  • idak mudah mengalah, suka “ngotot”
  • gerakan sering serba salah, tidak tenang bila duduk, gelisah
  • sering mengeluh ini dan itu (keluhan somatik, khawatir berlebihan terhadap penyakit)
  • mudah tersinggung, suka membesarkan masalah yang kecil
  • bila mengemukakan sesuatu seringkali diulang-ulang
  • kalau sedang emosi seringkali bertindak histeris

 

Bentuk-bentuk gangguan kecemasan:

  1. Gangguan Kecemasa Menyeluruh (Generalized Anxiety Disorder/GAD), secara klinis selain gejala cemas yang biasa, disertai dengan kecemasan yang menyeluruh dan menetap (paling sedikit berlangsung selama satu bulan).
  2. Gangguan Panik, gangguan panik ini yaitu kecemasan yang datangya mendadak disertai oleh perasaan takut mati, disebut juga serangan panik (panic attack).
  3. Gangguan Phobik, gangguan phobik adalah salah satu bentuk kecemasan yang didominasi oleh gangguan alam pikir phobia. Phobia adalah ketakutan yang menetap dan tidak rasional terhadap suatu obyek, aktivitas atau situasi tertentu, yang menimbulkan suatu keinginan mendesak untuk menghindarinya.
  4. Gangguan Obsesif –Kompulsif, obsesi adalah suatu kecemasan yang didominasi oleh pikiran yang terpaku dan berulang kali muncul, sedangkan kompulsi adalah perbuatan yang dilakukan berulang-ulang sebagai konsekuensi dari pikiran yang bercorak obsesif tadi

Stress (Hans Selye, 1950) adalah respons tubuh yang sifatnya non spesifik terhadap setiap tuntutan beban atasnya dimana yang bersangukan mengalami beban pekerjaan atau masalah yang berlebihan.

Tipe-tipe kepribadian (pola perilaku)
1. Tipe A (yang beresiko tinggi terkena stress)

  • ambisius, agresif, dan kompetitif (suka persaingan), banyak jabatan rangkap,
  • kurang sabar, mudah tegang, mudah tersinggung dan marah,
  • cara bicara cepat, bertindak serba cepat, hiperaktif, tidak dapat diam,
  • bekerja tidak mengenal waktu (workaholic),
  • tidak mudah dipengaruhi, kaku,
  • bila berlibur pikirannya ke pekerjaan, tidak dapat santai,
  • berusaha keras untuk dapat segala sesuatunya terkendali, dll.

2. Tipe B (yang tidak beresiko tinggi terkena stress)

  • ambisinya wajar-wajar saja, tidak agresif
  • sehat dalam berkompetisi serta tidak memaksakan diri,
  • penyabar, tenang, tidak mudah tersinggung,
  • cara bicara lancar tidak tergesa-gesa, bertindak pada saat yang tepat,
  • apat mengatur waktu dalam pekerjaan,
  • tidak kaku,
  • dapat membebaskan diri dari segala macam problema kehidupan dan pekerjaan manakala sedang berlibur,
  • mampu mengendalikan diri, dll.

Depresi adalah gangguang perasaan (mood) yang ditandai dengan kemurungan dan kesedihan yang mendalam dan berkelanjutan sehingga hilangnya kegairahan hidup.

Ciri kepribadian depresif:

  • pemurung, sukar untuk bisa senang, sukar untuk merasa bahagia,
  • pesimis menghadapi masa depan,
  • memandang diri rendah,
  • mudah merasa bersalah dan berdosa,
  • mudah mengalah,
  • enggan bicara,
  • mudah merasa sedih, haru, menangis,
  • erakan lamban, lemah, lesu, kurang energik,
  • seringkali mengeluh sakit ini dan itu,
  • mudah tegang, gelisah,
  • serba cemas, khawatir, takut,
  • tidak ada kepercayaan diri,
  • suka menarik diri, pemalu, pendiam,
  • tidak ada kepercayaan diri, dll.

Macam-macam depresi:

  1. Depresi Pasca Kuasa, dimana seseorang yang memiliki jabatan kemudian suatu saat jabatan itu hilang, hilang pula kekuasaan dan kekuatannya, dampaknya adalah terganggunya keseimbangan mental emosional dengan munculnya berbagai keluhan fisik, kecemasan dan depresi.
  2. Depresi Neurotik (Gangguan Distimik), suatu gangguan afek (mood) yang menahun dan mencakup gambaran afek (mood) depresif atau hilangnya minat atau rasa senang di dalam semua aktivitas kehidupan yang biasa dilakukan.
  3. Depresi Siklotimik, seseoraang yang mengalami gangguan ini paling sedikit dalam kurun waktu dua tahun mengalami gangguan alam perasaan (affect/mood) ini, yang mencakup suatu saat yang bersangkutan dalam episode depresif dan pada saat yang lain mengalami episode hipomanik.
  4. Depresi Pasca NAZA, sebagaimana yang kita ketahui bahwa penyalahgunaan NAZA dapat mengakibatkan ketagihan dan ketergantungan. Apabila yang bersangkutan menghentikannya, maka ia akan jatuh kedalam kecemasan dan atau depresi. Oleh karena itu ia akan memakai NAZA, semakin lama semakin bertambah takarannya (dosis) dan semakin banyak frekuensi pemakaiannya.


Daftar Pustaka
Hawari, D. (2001). Manajemen stress, cemas, dan depresi. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

ALASAN-ALASAN INDIVIDU MASUK KELOMPOK & JENIS-JENIS KELOMPOK

Oktober 14, 2010

ALASAN-ALASAN INDIVIDU MASUK KELOMPOK & JENIS-JENIS KELOMPOK

Menurut Forsyth :
1. Pemuasan kebutuhan-kebutuhan psikologis (mis: rasa aman, cinta)
2. Meningkatkan ketahanan yang adaptif
3. Kebutuhan akan informasi

Menurut Shaw :
1. Ketertarikan interpersonal
2. Aktivitas kelompok
3. Tujuan Kelompok
4. Keanggotaan kelompok
5. Efek instrumental dari keanggotaan kelompok (kemudahan-kemudahan yang didapat dalam sebuah kelompok)

Menurut Robbins (1998) :
1. Keamanan
2. Status
3. Penghargaan diri
4. Pertalian
5. Kekuasaan
6. Pencapaian tujuan

Keuntungan Masuk Kelompok
1. Social interaction
2. Social support
– social approval (persetujuan dari lingkungan apa yang dilakukannya mendapat persetujuan dari kelompok)
– belief confirmation
3. Group member characteristic
– competence
– physical attractiveness

Kerugian Masuk Kelompok
1. Primary tension
2. Personal investments → uang pendaftaran, waktu, tenaga, barang, iuran bulanan, dll
3. Social rejection
4. Interference (campur tangan orang lain)
5. Reactance
FIRO (Fundamental Interpersonal Relations Orientation)

Teori 3 dimensi hubungan interpersonal dari William C Schultz, yaitu :
1. Need of inclusion (perasaan sebagai anggota dari suatu kelompok)
– undersocial
– social
– oversocial
2. Need of control
– abdicrat
– democrat
– autocrat
3. Need of affection
– underpersonal
– personal
– overpersonal

B. Jenis-jenis Kelompok
1. Dyad → kelompok terdiri dari 2 orang
2. Kelompok kecil → kelompok primer dimana terjadi face to face, saling tergantung, ada identitas kelompok yang sangat kuat
3. Organisasi → sekumpulan orang yang mempunyai tujuan yang sama dan struktur yang sangat jelas
4. Massa → sifat temporer, mempunyai tujuan yang sama, tidak berstruktur

Indonesia Harus Memiliki Aparat Spesialisasi Kasus Anak

Mei 29, 2010

JAKARTA – Pakar hukum pidana Universitas Islam Indonesia (UII), Mudzakkir mengatakan, harus terdapat aparat penegak hukum baik di kepolisian, kejaksaan, dan kehakiman, yang memiliki spesialisasi dalam penanganan kasus anak-anak.

“Harus ada hakim yang spesialisasi dalam menangani kasus anak-anak, begitu pula dengan jaksa dan polisi,” kata Mudzakkir, tadi malam.

Menurutnya, dengan adanya aparat yang spesialisasi dalam kasus anak akan bisa membuat kasus tersebut tidak lagi dilihat secara prosedur formil belaka tetapi juga mengkaitkannya dengan jiwa sang anak.

Ia juga menegaskan, pada saat ini persoalan implementasi UU Peradilan Anak di dunia hukum Tanah Air masih dapat dikatakan jauh dari harapan.

Sementara, hakim konstitusi Arsyad Sanusi mengatakan, sebenarnya pada lembaga peradilan telah ada penetapan Surat Keputusan (SK) bagi para hakim yang akan mengadili dalam kasus anak. “SK seperti itu sudah ada sejak lama,” kata Arsyad.

Selain itu, katanya, lembaga peradilan juga telah memutuskan sejak lama bagi kasus anak-anak, maka dihilangkan berbagai atribut terkait persidangan seperti pakaian toga yang umumnya dipakai oleh hakim, jaksa, dan pengacara dalam persidangan biasa.

Ia juga mengatakan, bahwa sidang kasus anak-anak yang dipimpin oleh hakim yang tidak memiliki kualifikasi SK tersebut maka otomatis putusan yang dijatuhkan oleh sang hakim akan dianggap batal demi hukum.

Seperti diketahui, uji materi UU Pengadilan Anak diajukan oleh para pemohon yaitu Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Yayasan Pusat Kajian dan Pengadilan Anak Medan.

Menurut para pemohon, pasal 1 UU Pengadilan Anak berpotensi menjadi dasar kriminalisasi anak yaitu mengacaukan antara tindak pidana dengan kenakalan anak.

Selain itu, UU Pengadilan Anak juga dinilai melanggar hak konstitusionalitas yakni asas legalitas dan bisa mengakibatkan pemidanaan anak-anak yang dianggap melanggar adat-istiadat setempat.

Pemohon juga mengemukakan bahwa batas umur anak sekurang-kurangnya delapan tahun yang dapat diajukan ke Sidang Anak adalah terlalu rendah dan tidak memenuhi rasa keadilan serta melanggar hak konstitusional anak.

Editor: HERU SUSILO PRAYETNO

(dat07/ann)

Belajar kaligrafi Islam

Mei 23, 2010

11 Agustus 2008
Tags: amang rahman, didin sirajuddin, kaligrafi abstrak, lukis kaligrafi

Selain kaligrafi murni, dalam dunia kaligrafi juga mengenal lukis kaligrafi. Meski terkesan mendikotomi, lukis kaligrafi tidak lebih hanya sebuah perkembangan media yang tidak hanya “terpenjara” di atas kertas. Tidak hanya di tanah air, lukisan di Timur Tengah juga telah banyak mengambil objek-objek huruf sebagai bagian yang utama.

Lukis kaligrafi adalah sebuah lukisan dengan mengambil objek huruf-huruf Arab. Biasanya mengambil ayat-ayat Alquran maupun hadist yang diiringi background seirama. Kadang objek kaligrafi hanya sebagai pelengkap, dan kadang merupakan kaligrafi berhias sebuah objek. Tidak bisa diproporsikan persentase objek kaligrafi dan lukis itu. Ketika sebuah lukisan ada objek huruf arab yang merangkai kalimat ayat maupun hadist, maka lukisan tersebut bisa dikatakan lukis kaligrafi.

Seperti “Samudra Fatihah” yang pernah dilukis oleh Didin Sirajuddin misalnya, kaligrafi surat Alfatihah dilukis dengan sebuah objek samudra. Di sinilah letak saling mendukung antara kaligrafi dengan objek nlukisan. Seolah keduanya merupakan fondasi keindahan sebuah objek yang dihasilkan.

Lukis kaligrafi pun bisa menerapkan kaligrafi murni. Seperti Didin Sirajuddin misalnya, kerap menerapkan kaligrafi murni dalam media lukisnya. Lain halnya dengan Amang Rahman misalnya, beliau sudah terkenal dengan lukisan batiknya. Amang Rahman melukis kaligrafi dengan tanpa memperhatikan kaidah baku kaligrafi yang diterapkan Hasyim Muhammad.

Di tanah air, banyak “aliran” lukis kaligrafi terkenal. Seperti A.D. Pirous, Amang Rahman, dan masih banyak yang lainnya. Seolah memiliki “trade mark” tersendiri, satu dengan yang lainnya mempunyai karakter berbeda ketika membuat sebuah lukisan kaligrafi.

Di luar negeri, khususnya di Timur Tengah, lukis kaligrafi merupakan bagian dari kaligrafi kontemporer. Biasanya, kaligrafi jenis ini menampilkan objek-objek huruf yang tidak “terpatok” pada arti. Namun huruf bisa berdiri sendiri.

Lukis kaligrafi memiliki keunikan tersendiri karena seni lukis dan bentuk huruf saling melengkapi. Dan, lengkaplah keindahan tertanam dalam sebuah objek lukisan.

85.000 Pelajar di Indonesia Terlibat Kasus Narkoba 3.247 di Antaranya Anak SD

Mei 23, 2010

Tebingtinggi (SIB)
Wakil Walikota Tebingtinggi Drs H Syahril Hafzein mengatakan saat ini masih ada segelintir oknum masyarakat yang cenderung lebih suka merusak mental anak bangsa daripada membangun bangsa ini.
Oleh karena itu, terhadap mereka harus diwaspadai dan tetap memberikan penyuluhan kepada anak-anak tentang bahaya narkoba dan psykotropika lainnya. Diinformasikannya, surat dari Badan Narkotika Nasional dalam kurun waktu 2001-2006 jumlah pelajar tersangka kasus narkoba mencapai sekitar 85 ribu orang.
Hal itu dikatakan Syahril Hafzein dalam kata sambutannya ketika menghadari perayaan jubileum 25 tahun HKBP Distrik XIV Tebingtinggi-Deli, Minggu (24/2). Menurut wakil walikota, kasus tersebut sangat perlu diinformasikan pada setiap kesempatan apalagi dihadiri banyak warga jemaat.
Disebutkannya, sesuai informasi yang diterima dari Badan Narkotika Nasional, jumlah kasus narkoba dalam kurun waktu 2001-2006 pada tingkat pelajar di Indonesia mencapai sekitar 85 ribu orang terdiri dari, tingkat SD 3.247 kasus, SLTP 6.632 kasus, SLTA 20.977 kasus dan perguruan tinggi 779 kasus.
“Jumlah kasus narkoba ini masih hanya pada tingkat pelajar belum termasuk dari luar pelajar dan orang tua”, tegasnya. Dalam kesempatan itu, diharapkan setiap warga jemaat harus memacu peningkatan peduli terhadap sesama dengan tanpa memandang suku bangsa, ras, agama dan golongan masyarakat dimana sikap peduli ini dirasakan semakin terdistori di tengah-tengah masyarakat.
Semua warga jemaat HKBP katanya, harus peduli terhadap kasus narkoba ini dan lebih memperhatikan kehidupan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. “Jika generasi penerus bangsa sudah rusak, pembangunan otomatis akan semakin rusak.